(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

" Ditandai Menabuh Terompong Bersama, Bupati Buleleng Buka Secara Resmi Banjar Festival 2026"

Admin banjar | 12 Juni 2026 | 23 kali

Ditandai Menabuh Terompong Bersama, Bupati Buleleng Buka Secara Resmi Banjar Festival 2026"

Banjar, 12 Juni 2026– Banjar Festival 2026 resmi dibuka oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, di Lapangan Umum Banjar, Jumat (12/6). Festival perdana yang digelar Pemerintah Kecamatan Banjar ini menjadi momentum penting dalam pelestarian budaya, penguatan kreativitas masyarakat, serta pengembangan ekonomi kerakyatan di wilayah Kecamatan Banjar.

Dalam sambutannya, Camat Banjar, Putu Widiawan, menyampaikan bahwa Banjar Festival 2026 mengusung tema "Jatisadu Darmabudi", yang diangkat dari nilai-nilai luhur dalam *Geguritan Sucita*, sebuah karya sastra klasik yang menjadi kebanggaan masyarakat Banjar.

Menurutnya, festival ini dilaksanakan selama tiga hari dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Selain menjadi wadah ekspresi seni dan budaya, festival ini juga menjadi sarana memperkuat sektor olahraga dan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal.

"Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dengan berbagai rangkaian acara yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Festival ini menjadi ruang ekspresi seni, budaya, olahraga, sekaligus penguatan ekonomi masyarakat melalui partisipasi UMKM lokal," ujar Putu Widiawan.

Ia menjelaskan, pada hari pertama Pembukaan. Hari kedua diisi kegiatan Fun Bike dengan rute dari Krisna Oleh-Oleh Temukus menuju Lapangan Desa Banjar, dilanjutkan lomba bleganjur dan hiburan rakyat. Sementara pada hari ketiga akan digelar jalan santai, lomba tari Bali kategori Tari Condong dan Baris Jaya, serta berbagai pertunjukan seni dan hiburan lainnya.

Sementara itu, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kecamatan Banjar beserta seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan penyelenggaraan festival tersebut. Ia menilai, meskipun Camat Banjar baru beberapa bulan menjabat, namun mampu menunjukkan kemampuan koordinasi yang baik sehingga menghadirkan festival yang meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

"Saya memberikan apresiasi kepada Camat Banjar bersama seluruh unsur Forkopimcam, pemerintah desa, desa adat, dan masyarakat yang telah bekerja sama dengan sangat baik. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang kuat mampu menghasilkan kegiatan yang besar dan berkualitas," ungkap Bupati Sutjidra.

Bupati juga mengapresiasi penampilan tarian kolosal yang melibatkan sekitar 425 peserta dari berbagai desa dan sekolah di Kecamatan Banjar. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti nyata semangat gotong royong serta kecintaan terhadap budaya daerah yang terus terjaga.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Banjar Festival tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga sarana pengembangan ekonomi kerakyatan. Melalui keterlibatan puluhan pelaku UMKM lokal, festival ini diharapkan mampu meningkatkan promosi produk unggulan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kecamatan Banjar memiliki potensi yang sangat besar, mulai dari sektor pariwisata seperti Air Panas Banjar dan Brahmavihara Arama, komoditas pertanian unggulan seperti cengkeh, kopi, dan durian, hingga berbagai produk UMKM yang memiliki daya saing. Festival ini menjadi wadah untuk memperkenalkan seluruh potensi tersebut kepada masyarakat luas," jelasnya.

Selain menghadirkan pameran UMKM, kuliner tradisional, pertunjukan seni budaya, dan berbagai lomba kreatif, Banjar Festival 2026 juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Buleleng.

Dengan terselenggaranya Banjar Festival 2026, Kecamatan Banjar mencatat sejarah baru melalui festival perdana yang memadukan nilai budaya, kreativitas masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal. Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang serta menjadi barometer pelaksanaan festival tingkat kecamatan lainnya di Kabupaten Buleleng pada masa mendatang.