(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

Gotong Royong Bersihkan Aliran Sungai Dampak Banjir yang Terjadi di Desa Dencarik, Edukasi Warga Untuk Tidak Lagi Membuang Sampah ke Sungai

Admin banjar | 05 April 2026 | 149 kali

Gotong Royong Bersihkan Aliran Sungai Dampak Banjir yang Terjadi di Desa Dencarik, Edukasi Warga Untuk Tidak Lagi Membuang Sampah ke Sungai

Dencarik, 5 April 2026 — Upaya penanganan dampak banjir terus dilakukan di Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, melalui kegiatan gotong royong yang digelar di aliran Sungai Banjar Dinas Corot, Minggu (5/4). Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan sisa-sisa sampah dan material yang terbawa banjir, sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai.

Gotong royong tersebut melibatkan unsur Forkompimcam Banjar, Perbekel Desa Dencarik, serta masyarakat setempat. Pembersihan dilakukan terhadap tumpukan ranting bambu, batang pohon, dan berbagai material lain yang menghambat aliran air.

Langkah ini dilakukan menyusul terjadinya banjir sebelumnya, sehingga penanganan lebih ditekankan pada pemulihan kondisi sungai agar kembali lancar. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Camat Banjar, Putu Widiawan, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar membersihkan sungai, tetapi juga sebagai upaya edukasi kepada masyarakat agar tidak mengulangi kebiasaan membuang sampah sembarangan.

“Karena banjir sudah terjadi, fokus kita saat ini adalah pembersihan sisa dampak banjir. Namun yang tidak kalah penting adalah mengedukasi masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai, sehingga ke depan aliran air tetap lancar dan kejadian banjir bisa diminimalisir,” ujarnya.

Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga keberlanjutan kebersihan sungai. Tanpa kesadaran bersama, potensi terjadinya penyumbatan aliran air akan terus berulang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan aliran sungai di wilayah tersebut kembali normal dan risiko banjir di masa mendatang dapat ditekan. Pemerintah kecamatan bersama desa juga berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan serupa secara berkala guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari ancaman banjir.