(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

Bupati Buleleng Bersama Seluruh OPD dan Forkopimda Buleleng Laksanakan Gerakan Pembersihan Pasca Bencana diawali Apel Kegiatan di Pantai Banjar

Admin banjar | 13 Maret 2026 | 118 kali

Buleleng – Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar apel dan aksi gotong royong pembersihan pasca bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Buleleng. Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan Segara Banjar, Desa Banjar, Kecamatan Banjar, dan dipimpin langsung oleh Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra.(13/3)

Apel kegiatan dipimpin oleh Ketua Panitia yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng, Gede Putra Adnyana. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa gerakan kebersihan ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menanggulangi dampak bencana banjir bandang yang terjadi sekitar sepekan lalu di beberapa wilayah Kabupaten Buleleng, khususnya di Kecamatan Banjar.

Banjir bandang tersebut dipicu oleh tingginya volume air dari daerah hulu menuju hilir yang mengalir melalui Sungai Tukad Mendaum, membawa lumpur dan material kayu. Peristiwa itu mengakibatkan kerusakan di sejumlah wilayah serta menelan korban jiwa sebanyak empat orang, sementara satu korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Ketinggian air saat banjir bandang diperkirakan mencapai sekitar tujuh meter, sehingga merendam rumah warga di kawasan Dusun Ambengan, Desa Banjar. Selain itu, kondisi jembatan di wilayah hulu Desa Bestala dilaporkan hampir putus akibat derasnya arus sungai yang juga memperlebar aliran sungai.

Sebelumnya, upaya pembersihan telah dilakukan oleh jajaran pemerintah daerah bersama TNI, Polri dan masyarakat setempat. Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan lumpur serta batang pohon yang menyumbat aliran sungai, termasuk pembersihan halaman sekolah di SD Negeri 5 Banjar.

Dalam laporannya, Gede Putra Adnyana menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan kali ini dilaksanakan di delapan titik lokasi terdampak banjir bandang dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta berbagai unsur masyarakat. Selain di Kecamatan Banjar, kegiatan serupa juga dilakukan di beberapa titik di Kecamatan Seririt.

Gerakan kebersihan ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, sehingga lingkungan di wilayah terdampak dapat kembali bersih dan nyaman bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, OPD, BUMD, camat, perangkat desa, komunitas lingkungan, mahasiswa, pelajar hingga masyarakat setempat.

Selain aksi gotong royong, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada warga terdampak banjir sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mengalami kerugian akibat bencana.

Dalam sambutannya, Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong tersebut.

Menurutnya, kegiatan pembersihan ini sangat penting karena dampak banjir bandang masih menyisakan lumpur serta material kayu dan pohon yang harus segera dibersihkan. Ia juga menegaskan bahwa proses pencarian satu korban yang belum ditemukan masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama Basarnas, TNI dan Polri.

Selain pembersihan lingkungan, Bupati juga menekankan pentingnya proses pemulihan bagi masyarakat terdampak, baik secara fisik maupun nonfisik. Kerugian material yang dialami warga cukup besar, mulai dari kerusakan rumah hingga fasilitas umum. Sementara secara nonfisik, masyarakat juga mengalami trauma akibat bencana tersebut.

Usai pelaksanaan apel, Bupati Buleleng bersama jajaran pemerintah daerah melakukan monitoring kegiatan pembersihan di delapan titik lokasi terdampak banjir bandang, sekaligus meninjau langsung kondisi masyarakat serta menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berharap semangat gotong royong dapat mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak, sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat menjelang pelaksanaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.