(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

Rapat Finalisasi Banjar Festival 2026, Pemerintah Desa dan Desa Adat Siap Menyukseskan Gelaran Untuk Pelestarian Adat Budaya

Admin banjar | 08 Mei 2026 | 71 kali

Rapat Finalisasi Banjar Festival 2026, Pemerintah Desa dan Desa Adat Siap Menyukseskan Gelaran Untuk Pelestarian Adat Budaya

Banjar, 8 Mei 2026 — Pemerintah Kecamatan Banjar menggelar rapat koordinasi persiapan Banjar Festival yang berlangsung di ruang rapat Kantor Camat Banjar, Jumat (8/5). Rapat ini dihadiri oleh Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Banjar, para perbekel dan kelian adat se-Kecamatan Banjar, serta kepala sekolah SMA/SMK se-Kecamatan Banjar.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa Banjar Festival akan dilaksanakan selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Juni 2026, dengan lokasi kegiatan terpusat di Lapangan Desa Banjar.

Camat Banjar, Putu Widiawan, dalam arahannya menegaskan bahwa berbagai persiapan harus segera dimatangkan melalui koordinasi lintas sektor. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk aktif berpartisipasi, baik dalam pengisian acara maupun dalam mendukung teknis pelaksanaan.

“Melalui rapat ini, kami ingin memastikan keterlibatan semua pihak. Partisipasi dari desa adat, sekolah, hingga masyarakat sangat penting demi suksesnya festival ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Camat Banjar juga menyampaikan bahwa Banjar Festival sempat vakum selama kurang lebih tujuh tahun. Pada tahun 2026 ini, festival kembali digelar sebagai bentuk kebangkitan kegiatan seni dan budaya di tengah masyarakat.

“Banjar Festival sempat vakum selama tujuh tahun. Tahun ini kita laksanakan kembali, semoga bisa mengobati kerinduan masyarakat akan hiburan dan budaya, sekaligus menjadi momentum pemulihan pasca bencana banjir bandang yang terjadi di Desa Banjar,” ungkapnya.

Disampaikan pula bahwa Kecamatan Banjar mendapat jadwal pelaksanaan terakhir setelah sebelumnya sempat direncanakan pada April 2026. Penjadwalan ulang ini dilakukan karena adanya penanganan bencana banjir yang sempat melanda wilayah tersebut, sehingga pemerintah memprioritaskan penanganan darurat saat itu.

Meski demikian, Camat Banjar tetap optimistis pelaksanaan festival akan berjalan lancar. Bahkan, waktu pelaksanaan yang bertepatan dengan akhir pekan diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung.

Sementara itu, Ketua Forum Perbekel Kecamatan Banjar, Ida Bagus Dedy Suyasa, menyoroti pentingnya kesiapan teknis di lapangan, seperti pengaturan parkir dan sistem keamanan. Ia mengusulkan keterlibatan aparat keamanan dari kepolisian dan pecalang untuk memastikan kenyamanan selama kegiatan berlangsung.

“Pengaturan parkir dan keamanan perlu dirancang dengan baik agar pengunjung merasa aman dan nyaman,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua MDA Kecamatan Banjar, Putu Darsana, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Banjar Festival yang dinilai sarat dengan nilai adat dan budaya Bali. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara desa adat dan desa dinas.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi wadah pelestarian adat dan budaya. Ke depan, kami berharap festival ini bisa terus berlanjut dan semakin melibatkan seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.

Banjar Festival diharapkan menjadi momentum kebangkitan seni budaya lokal sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat di Kecamatan Banjar, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal Bali.