Rapat Penataan Infrastruktur Kawasan Wisata Lovina, Camat Banjar ikut Hadir dalam Fasilitasi dan Klarifikasi
Kaliasem, 2 April 2026 — Camat Banjar, Putu Widiawan, menghadiri rapat fasilitasi dan klarifikasi terkait penataan infrastruktur kawasan wisata Lovina yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Desa Kaliasem, Kamis (2/4). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut permohonan dari Dinas PUPRPERKIM Kabupaten Buleleng dalam rangka penataan kawasan pesisir Lovina.
Rapat tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas PU Kabupaten Buleleng, Perbekel Desa Kaliasem, Badan Pertanahan Nasional (BPN), bidang Cipta Karya PUTR, Satreskrim Polres Buleleng, pemilik hotel dan villa di kawasan Lovina, kelompok nelayan Sinar Bahari, serta pelaku usaha di sekitar lokasi.
Dalam pertemuan itu, dibahas rencana pembangunan jalan serta jalur jogging track sebagai bagian dari penataan infrastruktur kawasan wisata Pantai Lovina, khususnya di wilayah Desa Kaliasem. Proyek tersebut akan melibatkan sejumlah instansi terkait serta pemilik lahan dan usaha yang terdampak jalur pembangunan.
Salah satu poin penting yang menjadi perhatian adalah penertiban bangunan yang berada di jalur rencana pembangunan. Sejumlah bangunan yang direncanakan untuk dibongkar dan direlokasi antara lain pelinggih, balai kelompok nelayan, sekenem di depan Pura Segara Kaliasem, serta tembok pembatas milik beberapa pihak yang melampaui batas hak kepemilikan hingga area pantai.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa seluruh bangunan yang menghambat jalur pembangunan jogging track dan berada di luar batas lahan akan ditertibkan dan direlokasi ke tempat yang tidak mengganggu penataan kawasan. Kesepakatan ini diambil dengan mempertimbangkan kepentingan bersama guna mendukung pengembangan kawasan wisata Lovina yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.
Camat Banjar, Putu Widiawan, menegaskan pentingnya sinergi antar pihak dalam proses penataan ini. Ia juga menekankan agar pelaksanaan tetap mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku serta memperhatikan kepentingan masyarakat setempat.
Dengan adanya penataan ini, kawasan wisata Lovina diharapkan semakin tertata rapi, meningkatkan daya tarik wisatawan, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.