(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

Antisipasi Karhutla, Trantib dan Satpol PP Kecamatan Banjar Gencarkan Penataan Tandon Air hingga Koordinasi Antar-Desa

Admin banjar | 08 September 2026 | 13 kali

BANJAR – Seksi Trantib dan Satpol PP Kecamatan Banjar bergerak cepat memimpin rangkaian aksi nyata mitigasi dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di beberapa titik rawan wilayah Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Selasa (8/9/2026).

Aksi lapangan diawali dengan pengecekan dan penataan lokasi penempatan tandon air di areal Batu Gundul, Banjar Dinas Munduk, Desa Banjar. Langkah ini diambil sebagai upaya penyediaan tumpuan pasokan air strategis guna mempercepat proses pemadaman jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran di area perbukitan tersebut.

Usai menata lokasi tandon, tim langsung bergeser melakukan atensi pemadaman kebakaran lahan di Banjar Dinas Labuhanaji, Desa Temukus. Berkolaborasi penuh dengan personel Damkar Kabupaten Buleleng Pos 3 Seririt, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Kelian Banjar Dinas setempat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan secara total sehingga tidak meluas ke pemukiman warga.

Giat kemudian dilanjutkan dengan penyisiran ke Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa (Batu Ngongkong) untuk melakukan pengecekan pasca-kebakaran yang terjadi malam sebelumnya. Pemantauan intensif ini bertujuan memastikan tidak ada sisa bara api (titik api sekunder) yang berpotensi menyala kembali akibat hembusan angin kencang.

Sebagai langkah preventif jangka panjang, Kasi Trantib dan satpol PP Kecamatan Banjar beserta staff menggelar koordinasi intensif dengan Perbekel (Kepala Desa) dari empat wilayah yang sering dilanda kebakaran, yaitu Desa Temukus, Desa Kaliasem, Desa Tigawasa, dan Desa Cempaga.

Dalam koordinasi tersebut, pihak Kecamatan menekankan dua poin krusial kepada para kepala desa:

·       Edukasi Warga: Perbekel dimohon untuk selalu aktif mengimbau warganya agar terus waspada, menjaga lingkungan, dan tidak melakukan aktivitas pemicu kebakaran seperti membakar sampah atau membuka lahan sembarangan.

·       Aksi Mandiri Pemdes: Pemerintah Desa diharapkan tanggap menggerakkan warga untuk memadamkan titik api yang posisinya tidak dapat dijangkau oleh armada Damkar secara manual (gotong royong) sebagai langkah awal antisipasi meluasnya kebakaran.

Merespons arahan dari Seksi Trantib dan Satpol PP Kecamatan Banjar, para Perbekel yang ditemui menyatakan apresiasi dan kesiapannya secara penuh untuk melaksanakan instruksi tersebut demi keselamatan masyarakat.