(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

Buleleng Festival 2026 Resmi Dibuka, Camat Banjar Hadiri Kemegahan Malam Pembukaan

Admin banjar | 18 Agustus 2026 | 32 kali

Buleleng Festival 2026 Resmi Dibuka, Camat Banjar Hadiri Kemegahan Malam Pembukaan

BULELENG – Buleleng Festival (BulFest) 2026 resmi dibuka dengan meriah di Praja Mandala Singa Ambara Raja, Selasa (18/8/2026). Pembukaan festival budaya yang berlangsung selama enam hari, 18–23 Agustus 2026, tersebut mengusung tema “Uriping Rasa”.

Malam pembukaan berlangsung semarak dengan penampilan kolosal sekitar 150 penari yang membawakan Tari Wiranjaya, Palawakya, dan Truna Jaya. Pertunjukan tersebut menjadi simbol Sunia Campuhan Parisuda, sekaligus menggambarkan semangat pelestarian budaya dan penghormatan terhadap warisan leluhur.

Pembukaan Buleleng Festival 2026 dilakukan oleh Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra. Dentuman meriam turut mengiringi dimulainya rangkaian festival yang menjadi salah satu momentum penting dalam memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Buleleng kepada masyarakat luas.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Banjar Putu Widiawan turut hadir menyaksikan langsung kemeriahan pembukaan Buleleng Festival 2026. Kehadiran Camat Banjar menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian seni, budaya, kreativitas masyarakat, serta pengembangan potensi ekonomi kreatif di Kabupaten Buleleng.

Tema “Uriping Rasa” memiliki makna bahwa budaya tidak semata-mata menjadi tontonan, tetapi juga menjadi pengalaman batin yang mampu menghidupkan rasa hormat kepada leluhur, kecintaan terhadap tanah kelahiran, sekaligus mendorong semangat berinovasi di tengah perkembangan zaman.

Selama enam hari pelaksanaan, masyarakat dan wisatawan dapat menikmati beragam kegiatan, mulai dari pertunjukan seni, UMKM, kuliner, hingga pameran teknologi dan kreativitas melalui Buleleng Digital Expo.

Buleleng Festival 2026 terbagi dalam tiga zona utama. Zona A meliputi kawasan Tugu Singa Ambara Raja, Jalan Ngurah Rai, Gedung Laksmigraha, Gedung Galeri SAR, serta halaman parkir BKAD/Bapenda. Zona ini menghadirkan nuansa pasar, bioskop, dan berbagai aktivitas yang mengangkat tema Buleleng Tempo Dulu.

Selanjutnya, Zona B berada di kawasan Kantor DPRD, Jalan Veteran, serta RTH Rumah Jabatan Bupati. Zona ini mengusung konsep Modern dan Creative Space, dengan berbagai kegiatan seperti Buleleng Digital Expo, penampilan band dan DJ. Area ini juga menjadi ruang kreatif yang menarik bagi generasi muda dan para content creator.

Sementara itu, Zona C berada di kawasan Patung Catus Pata, Sasana Budaya, dan Jalan Veteran Timur. Zona ini mengangkat konsep Budaya Berkelanjutan, yang menampilkan pertunjukan seni tradisi, parade komunitas budaya, demonstrasi kesenian khas Buleleng, workshop seni tradisional, UMKM, serta galeri seni Buleleng.

Buleleng Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal, memberikan ruang bagi pelaku seni dan UMKM, serta memperkenalkan kreativitas Buleleng kepada generasi muda dan masyarakat luas.

Melalui semangat “Uriping Rasa”, masyarakat diajak untuk mengenali, menjaga, dan bangga terhadap kekayaan budaya Buleleng sebagai bagian penting dari identitas dan jati diri Bali.

“Yuk datang, kenali dan banggalah pada budaya Buleleng!”

#BulFest2026 #UripingRasa #Buleleng #BudayaBali #NangunSatKerthiLokaBali