Wabup Supriatna Ajak Masyarakat Lestarikan Lingkungan, 200 Tukik Dilepasliarkan di Pantai Banjar
BANJAR – Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan dan ekosistem pesisir. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik yang dipusatkan di Pantai Banjar, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut mengusung tema “LESTARI”, wakronim dari Lestarikan Ekosistem, Selamatkan Tukik, Asri Republik Indonesia.
akil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum peringatan kemerdekaan sebagai kesempatan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak semata diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata dalam menjaga alam.
Kegiatan bersih pantai dan pelepasan tukik diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan pesisir. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga habitat penyu sebagai bagian dari ekosistem laut.
Sebanyak 200 tukik dilepasliarkan ke perairan Pantai Banjar. Pelepasan ini menjadi simbol nyata kepedulian terhadap keberlangsungan populasi penyu sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut menjaga habitat alami satwa tersebut.
Camat Banjar, Putu Widiawan, turut mengikuti kegiatan tersebut bersama jajaran dan peserta lainnya. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan menunjukkan dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat.
Pemkab Buleleng mendorong agar kegiatan serupa tidak berhenti pada momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah pesisir. Dengan keterlibatan masyarakat, kebersihan pantai dan kelestarian ekosistem diharapkan dapat terus terjaga.
Pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup. Dalam surat resmi Pemkab Buleleng, kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik disebut sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup dan ekosistem pesisir berbasis partisipasi masyarakat.
Selain kegiatan di Pantai Banjar, Pemkab Buleleng juga mengajak para camat untuk menginformasikan kepada perbekel, lurah, dan masyarakat agar turut melaksanakan aksi pembersihan pantai maupun sungai di wilayah masing-masing.
Melalui semangat LESTARI, kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dari pantai yang bersih hingga tukik yang kembali ke laut, kepedulian sederhana diharapkan mampu menjadi gerakan berkelanjutan demi menjaga kelestarian alam Buleleng.