(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

Pol PP Kecamatan Banjar Hadiri FGD Kajian Risiko Bencana Kabupaten Buleleng 2027–2031

Admin banjar | 25 September 2026 | 51 kali

Buleleng, 25 September 2026 — Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Banjar turut menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Buleleng Tahun 2027–2031, yang berlangsung di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, Jumat (25/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Pol PP Kecamatan Banjar diwakili oleh Nyoman Armaya dan Ida Bagus Kemenuh. FGD diikuti oleh berbagai unsur perangkat daerah dan lembaga terkait sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Kabupaten Buleleng.

Sejumlah peserta yang hadir antara lain Kalaksa BPBD Kabupaten Buleleng, Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Bagian Hukum, Perumda Air Minum, Camat se-Kabupaten Buleleng, Badan Pusat Statistik (BPS), Ketua Forkomdeslu Kecamatan, tim penyusun kajian, Kepala Markas PMI, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana, serta tenaga ahli penyusun Kajian Risiko Bencana.

Kegiatan FGD dibuka oleh Kalaksa BPBD Kabupaten Buleleng. Dalam pemaparannya disampaikan berbagai hal berkaitan dengan kejadian bencana yang telah terjadi di wilayah Kabupaten Buleleng, termasuk penanganan yang dilakukan serta dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat dan wilayah terdampak.

Pembahasan dalam FGD kali ini lebih menitikberatkan pada program pembentukan Mitra BPBD. Program tersebut diarahkan sebagai salah satu sistem layanan kepada masyarakat yang dapat memberikan informasi dan dukungan berkaitan dengan kebencanaan.

Melalui sistem tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh berbagai informasi, mulai dari informasi kejadian bencana, penanganan bencana, kondisi pascabencana, informasi cuaca, hingga informasi bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Hasil kajian serta pembentukan Mitra BPBD selanjutnya diharapkan dapat menjadi salah satu dasar dalam penyusunan peta risiko bencana di seluruh wilayah Kabupaten Buleleng. Pemetaan tersebut menjadi bagian penting dalam mengetahui potensi dan tingkat risiko bencana di masing-masing wilayah.

Dengan tersusunnya kajian dan pemetaan risiko bencana, langkah-langkah pencegahan, mitigasi, serta antisipasi dini dapat dilakukan secara lebih terarah. Data dan informasi yang tersedia juga diharapkan dapat membantu pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menentukan langkah penanggulangan bencana sesuai dengan karakteristik risiko di masing-masing wilayah.

Pada akhir kegiatan, para peserta menerima hasil Kajian Risiko Bencana Kabupaten Buleleng Tahun 2027–2031 dalam bentuk PDF. Dokumen tersebut nantinya dapat menjadi salah satu pedoman bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam melaksanakan upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana di wilayah masing-masing.

Keterlibatan Pol PP Kecamatan Banjar dalam kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan koordinasi lintas sektor, khususnya dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan upaya pengurangan risiko bencana di wilayah Kecamatan Banjar maupun Kabupaten Buleleng secara keseluruhan.