Dalam kegiatan tersebut, Kasubag Perencanaan Kecamatan Banjar, Nyoman Suarjaya, hadir sebagai peserta mewakili Kecamatan Banjar. Kegiatan diikuti oleh pejabat yang membidangi perencanaan dari Perangkat Daerah, Bagian di lingkup Sekretariat Daerah, Kecamatan, BLUD, serta Kelurahan se-Kabupaten Buleleng.
Peserta juga membawa file Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA SKPD) Tahun Anggaran 2027 dalam bentuk soft copy sebagai bahan dalam pembahasan perencanaan pengadaan.
Bimtek ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan kualitas perencanaan pengadaan barang/jasa sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pengadaan yang transparan, efektif, efisien, dan akuntabel.
Sejumlah materi strategis disampaikan dalam kegiatan tersebut. Materi pertama mengenai Penyusunan Standar Harga Satuan Tahun 2027 yang disampaikan oleh narasumber dari BKAD. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi Mitigasi Risiko Pengadaan Barang/Jasa Berbasis e-Audit dari Inspektorat serta materi Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa yang disampaikan oleh Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Madya.
Pada sesi mitigasi risiko, Inspektorat menekankan pentingnya mengenali dan mencegah potensi anomali dalam proses pengadaan sejak tahap perencanaan. Upaya pengendalian dilakukan melalui perencanaan yang tepat, kelengkapan dokumen, kewajaran harga, kesesuaian spesifikasi dengan kebutuhan, serta pemanfaatan data dan informasi untuk mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman bahwa perencanaan pengadaan merupakan bagian penting yang harus diselaraskan dengan RKA SKPD Tahun Anggaran 2027, termasuk dalam penggunaan standar harga satuan, penyusunan kebutuhan, spesifikasi, anggaran, serta identifikasi dan mitigasi risiko.
Sebagai tindak lanjut, Kecamatan Banjar akan menyesuaikan perencanaan pengadaan dengan kebutuhan dan RKA SKPD Tahun Anggaran 2027. Selain itu, Kecamatan Banjar akan memastikan kesesuaian antara kebutuhan, spesifikasi, standar harga dan anggaran, melakukan identifikasi serta mitigasi risiko sejak tahap perencanaan, memperhatikan potensi anomali sebagai bagian dari pengendalian internal, serta melengkapi dokumen perencanaan pengadaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Keikutsertaan Kecamatan Banjar dalam Bimtek ini diharapkan dapat memperkuat kualitas perencanaan pengadaan di lingkungan Kecamatan Banjar sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai kebutuhan, ketentuan, serta prinsip pengadaan barang/jasa yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel.