(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

Pemkab Buleleng Gelar Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Idul Fitri 1447 H

Admin banjar | 12 Maret 2026 | 114 kali

Pemkab Buleleng Gelar Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Idul Fitri 1447 H

Buleleng, Kamis (12/3/2026) – Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah dalam rangka menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 H Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (12/3) pukul 11.30 WITA di Lobby Kantor Bupati Buleleng, Jalan Pahlawan, Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng.

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dan dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 400.6.1/1071/SJ tentang kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi perayaan Idul Fitri 1447 H Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan perangkat daerah, di antaranya Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, perwakilan Kodim 1609/Buleleng, Kejaksaan Negeri Buleleng, Pengadilan Negeri Singaraja, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa, para kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, serta para camat se-Kabupaten Buleleng.

Sekretaris Camat Banjar Ni Luh Srinadi Ajeng Kartini juga turut hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Camat Banjar.

Dalam sambutan pembukaan, Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng Gede Suyasa menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi dua perayaan keagamaan besar yang waktunya berdekatan, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 H. Pemerintah daerah diharapkan mampu memastikan kedua perayaan tersebut dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan harmonis.

Sementara itu, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran layanan publik selama periode hari raya. Ia juga menginstruksikan sejumlah langkah strategis, mulai dari penguatan pengamanan oleh TNI, Polri, dan Satpol PP, pengawasan objek wisata dan pusat perbelanjaan, hingga pengendalian harga serta distribusi bahan pokok oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Selain itu, pemerintah daerah juga memastikan kesiapan infrastruktur dan transportasi melalui percepatan perbaikan jalan, pengawasan marka serta penerangan jalan, hingga pemeriksaan kelayakan angkutan umum. Di sisi lain, kesiapsiagaan mitigasi bencana dan layanan kesehatan juga diperkuat dengan menyiagakan tenaga medis, ambulans, serta fasilitas layanan kesehatan selama masa perayaan.

Bupati juga menyampaikan bahwa mulai 13 hingga 30 Maret 2026 akan diaktifkan posko terpadu Forkopimda serta pos satuan tugas di sejumlah titik rawan kecelakaan dan simpul transportasi guna memastikan situasi tetap kondusif selama masa perayaan hari raya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman turut memaparkan kesiapan pengamanan melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026 yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Dalam operasi tersebut, Polres Buleleng menyiagakan 241 personel yang diperkuat dengan tambahan 110 personel untuk pengamanan Idul Fitri.

Pengamanan juga difokuskan pada berbagai rangkaian kegiatan keagamaan, termasuk pengawalan upacara Melasti di 56 lokasi, pengamanan parade ogoh-ogoh di sejumlah wilayah, serta pengamanan arus mudik, malam takbiran, dan pelaksanaan Salat Idul Fitri di 73 titik di Kabupaten Buleleng.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng berharap seluruh instansi dapat memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan guna menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat selama perayaan hari raya.