(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

Tinjau Dampak Banjir Bandang di Desa Banjar, Ketua DPRD Provinsi Bali Lakukan Kunjungan dan Rapat Koordinasi dengan Dinas dan Badan Terkait

Admin banjar | 11 Maret 2026 | 180 kali

Camat Banjar mendampingi Ketua DPRD Provinsi Bali, Dewa Made Mahayadnya, Kepala BWS Provinsi Bali beserta tim, serta badan dan dinas terkait melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi yang terdampak bencana banjir bandang di Desa Banjar, Rabu (11/3/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan respons cepat pemerintah terhadap bencana banjir bandang yang terjadi pada 6 Maret 2026 lalu di wilayah Desa Banjar. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum, saluran irigasi, serta berdampak pada beberapa rumah warga di sekitar aliran sungai.

Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan saluran irigasi yang berada di Banjar Dinas Munduk. Pada lokasi tersebut, rombongan melihat secara langsung kondisi saluran irigasi yang mengalami kerusakan akibat derasnya arus banjir bandang. Selain melakukan pemantauan kondisi lapangan, rombongan juga membahas langkah-langkah perbaikan serta upaya penanganan jangka pendek dan jangka panjang guna mencegah terjadinya kerusakan yang lebih besar di masa mendatang.

Selanjutnya rombongan melanjutkan peninjauan ke Jembatan Pasar Lama Desa Banjar yang merupakan perbatasan antara Desa Banjar dengan Desa Kalianget. Jembatan tersebut menjadi salah satu titik penting yang terdampak luapan air saat terjadinya banjir bandang. Pada kesempatan tersebut, rombongan mengevaluasi kondisi infrastruktur jembatan serta lingkungan sekitar guna memastikan keamanan dan kelayakan akses bagi masyarakat.

Kegiatan kunjungan lapangan kemudian diakhiri dengan meninjau langsung rumah warga yang terdampak bencana banjir bandang. Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga berinteraksi dan berdialog dengan warga untuk mendengarkan secara langsung kondisi yang dialami masyarakat serta berbagai kebutuhan yang diperlukan dalam proses pemulihan pascabencana.

Tidak hanya melakukan peninjauan lapangan, kegiatan pada hari itu juga dilanjutkan dengan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Bali bersama dinas dan badan terkait. Rapat tersebut membahas langkah-langkah penanganan serta upaya penanggulangan bencana banjir bandang yang terjadi di Desa Banjar pada 6 Maret 2026 lalu.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Ketua DPRD Provinsi Bali menyampaikan komitmennya untuk mengawal proposal perbaikan saluran irigasi yang terdampak agar dapat diajukan ke Komisi V DPR RI. Hal ini diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan infrastruktur yang rusak sehingga dapat kembali berfungsi dengan optimal dan mampu mengurangi risiko terjadinya bencana serupa di masa mendatang.

Selain itu, beliau juga menegaskan kepada pemerintah desa setempat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap pemanfaatan wilayah di sekitar sempadan sungai. Pemerintah desa diminta untuk memberikan peringatan (warning) serta mengambil langkah tegas apabila terdapat warga yang membangun permukiman melewati batas sempadan sungai, mengingat hal tersebut dapat meningkatkan risiko bencana serta membahayakan keselamatan masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut menjadi forum penting dalam menyamakan langkah serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, instansi teknis, serta pihak terkait lainnya dalam upaya percepatan penanganan dampak bencana banjir bandang di Desa Banjar.

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis dari Ketua DPRD Provinsi Bali kepada masyarakat terdampak bencana yang diwakili oleh Camat Banjar, Putu Widiawan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana.