(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

Buka Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII di Desa Gobleg, Camat Banjar Minta Generasi Muda Lestarikan Bahasa dan Sastra Bali

Admin banjar | 19 Februari 2026 | 112 kali

Buka Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali VIII di Desa Gobleg, Camat Banjar Minta Generasi Muda Lestarikan Bahasa dan Sastra Bali

Banjar — Camat Banjar Putu Widiawan menghadiri sekaligus membuka kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII yang digelar di Desa Gobleg, Kamis (19/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di wantilan Desa Gobleg, Banjar Dinas Tengah, dan dihadiri unsur kecamatan, Majelis Desa Adat (MDA) Kecamatan Banjar, Ketua Widya Sabha Kecamatan Banjar, Perbekel Desa Gobleg, Kelian serta Prajuru adat Desa Gobleg serta para peserta lomba.

Acara diawali dengan Laporan Ketua Panitia dilanjutkan dengan sambrama wacana dari Ketua MDA Kecamatan Bankar. Dalam sambutannya, Ketua MDA Kecamatan Banjar, Putu Darsana menyampaikan bahwa Bulan Bahasa Bali merupakan agenda wajib yang dilaksanakan setiap bulan Februari, mulai tanggal 1 hingga 28. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Bali sebagai bentuk komitmen menjaga warisan bahasa, aksara, dan budaya Bali.

Ia mengajak seluruh krama Bali, tokoh agama, serta penyuluh bahasa Bali untuk terus menjaga dan menularkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Menurutnya, pelestarian bahasa Bali merupakan tanggung jawab bersama agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Sementara itu, Camat Banjar Putu Widiawan dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan Bulan Bahasa Bali di Desa Gobleg. Ia menilai semangat masyarakat tetap tinggi meskipun pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan keterbatasan anggaran.

“Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali harus terus berjalan sebagai upaya menjaga adat dan budaya Bali, melalui sastra, bahasa dan busana bali. Generasi muda diharapkan mampu menggunakan bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari agar tidak punah,” ujarnya.

Sebagai tanda resmi dibukanya kegiatan, Camat Banjar melakukan pemukulan gong yang disambut antusias peserta dan masyarakat yang hadir.

Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai lomba bahasa Bali, meliputi lomba nyurat aksara Bali tingkat SD yang diikuti 15 peserta, lomba ngewacen sastra bali tingkat SMP dengan 6 peserta, serta lomba satua Bali yang diikuti 6 peserta dari PAKIS Desa Adat Gobleg. Seluruh lomba bertujuan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan budaya Bali sejak dini.

Kegiatan Bulan Bahasa Bali VIII di Desa Gobleg diharapkan menjadi momentum memperkuat pelestarian budaya sekaligus membangun kebanggaan generasi muda terhadap identitas daerahnya.