(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

BPD Desa Sidetapa Gelar Rembug Stunting, Perkuat Sinergi Cegah dan Tangani Stunting

Admin banjar | 23 Juni 2026 | 113 kali

BPD Desa Sidetapa Gelar Rembug Stunting, Perkuat Sinergi Cegah dan Tangani Stunting

Banjar, 23 Juni 2026 – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sidetapa menyelenggarakan kegiatan Rembug Stunting dalam rangka penanganan dan pencegahan stunting di Desa Sidetapa. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Perbekel Sidetapa, Selasa (23/6/2026), menjadi forum strategis untuk menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.

Camat Banjar pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kasi Pembangunan Kecamatan Banjar, Komang Sarinadi. Hadir pula Perbekel Desa Sidetapa beserta perangkat desa, Ketua dan Anggota BPD, perwakilan Puskesmas Banjar I, bidan desa, Ketua LPM, Kader Pembangunan Manusia (KPM), PLKB, kader Posyandu, BKB, Ketua Tim Penggerak PKK Desa, serta tokoh masyarakat.

Kegiatan dibuka oleh Ketua BPD Desa Sidetapa yang menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program penanganan dan pencegahan stunting. Sebagai penyelenggara kegiatan, BPD berkomitmen mendorong lahirnya kesepakatan bersama dalam merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.

Selanjutnya, Perbekel Desa Sidetapa menyampaikan bahwa tujuan utama program percepatan penurunan stunting adalah mewujudkan Generasi Indonesia Unggul melalui upaya pengentasan masalah malnutrisi pada balita, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

“Penanganan stunting harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan agar mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa depan,” ujarnya.

Dalam arahannya, Kasi Pembangunan Kecamatan Banjar, Komang Sarinadi, menegaskan pentingnya membangun komitmen bersama antara pemerintah desa, lembaga desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat dalam melaksanakan program penanggulangan dan pencegahan stunting.

Menurutnya, upaya tersebut bertujuan menciptakan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berdaya saing, khususnya di Desa Sidetapa. Hal itu diwujudkan dengan memastikan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak berjalan optimal melalui berbagai intervensi yang tepat.

Berdasarkan data hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 40 anak di Desa Sidetapa terindikasi mengalami stunting. Untuk itu, pemerintah desa bersama seluruh pemangku kepentingan terus mengoptimalkan pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan kepada anak-anak yang terindikasi stunting. Selain itu, pendampingan kepada calon pengantin dan ibu hamil juga terus dilakukan guna mencegah lahirnya anak yang berisiko mengalami stunting.

Pada kesempatan tersebut, Komang Sarinadi juga memberikan arahan terkait tata cara pengisian Buku Layanan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan dasar kepada masyarakat.

Melalui kegiatan Rembug Stunting yang difasilitasi oleh BPD Desa Sidetapa ini, diharapkan seluruh pihak dapat memperkuat sinergi dan komitmen dalam menekan angka stunting serta mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di Desa Sidetapa.