Gubernur Bali Berikan Bantuan Untuk Warga Terdampak Bencana di Kecamatan Banajar
Buleleng — I Wayan Koster meninjau langsung lokasi terdampak bencana banjir bandang di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, untuk memastikan bantuan dari Pemerintah Provinsi Bali telah terealisasi dan tepat sasaran kepada masyarakat yang terdampak.
Kunjungan tersebut berlangsung di Balai Banjar setempat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya I Nyoman Sutjidra selaku Bupati Buleleng, Wakil Bupati Buleleng, Ketua DPRD Provinsi Bali, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, pimpinan perangkat daerah terkait, serta Camat Banjar.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bali menyampaikan rasa prihatin atas musibah banjir bandang yang menimbulkan korban jiwa serta kerusakan rumah dan infrastruktur milik warga. Ia juga memohon maaf karena baru dapat hadir secara langsung menemui masyarakat akibat padatnya agenda pemerintahan.
“Saya mohon maaf baru bisa hadir bertatap muka langsung dengan Bapak dan Ibu sekalian. Meski saat kejadian belum sempat datang, sejak awal saya sudah menugaskan Kepala BPBD Provinsi Bali untuk selalu berada di lokasi dan melakukan pendataan terhadap korban jiwa maupun kerusakan rumah warga,” ujar Koster di hadapan masyarakat.
Sebelumnya, Wakil Gubernur Bali juga telah meninjau lokasi bencana dan melaporkan kepada Pemerintah Provinsi Bali mengenai kebutuhan dukungan bantuan bagi warga terdampak.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh BPBD Provinsi Bali, tercatat sebanyak 31 unit rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Pemerintah Provinsi Bali pun menyalurkan bantuan dana kepada sejumlah warga yang rumahnya terdampak, dengan nilai bantuan bervariasi antara Rp10 juta hingga Rp30 juta sesuai tingkat kerusakan.
Selain itu, bantuan juga diberikan kepada korban meninggal yang terjadi akibat bencana, masing-masing sebesar Rp15 juta untuk tiga korban. Bantuan lainnya juga disalurkan kepada sejumlah warga terdampak untuk membantu pemulihan kondisi pascabencana.
Gubernur Koster menegaskan kepada Kepala BPBD serta jajaran pemerintah daerah agar pendataan korban dilakukan secara menyeluruh, sehingga tidak ada warga terdampak yang terlewat dari bantuan.
“Saya minta kepada Kepala BPBD bersama jajaran, termasuk camat dan perangkat desa, agar menuntaskan pendataan. Jika masih ada warga yang belum terdata, segera diverifikasi supaya bantuan bisa segera diberikan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gubernur Bali juga meminta Pemerintah Kabupaten Buleleng melakukan kajian terhadap potensi bencana serupa di masa mendatang, khususnya saat musim hujan dengan intensitas tinggi.
“Saya minta Pak Bupati bersama jajaran menghitung kembali kondisi wilayah ini, apakah ada potensi banjir bandang terulang. Jika ada, harus disiapkan langkah dan program penanganan agar kejadian serupa bisa diminimalkan,” tambahnya.
Koster berharap masyarakat tetap tabah menghadapi musibah tersebut dan tetap optimis untuk bangkit kembali.
“Kita harus menerima bencana ini dengan kesabaran. Jangan larut dalam kesedihan, tetapi tetap optimis menghadapi keadaan ke depan,” pungkasnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan yang dibutuhkan.