Apel Pagi Penuh Haru, Keluarga Besar Kantor Camat Banjar Lepas Purna Tugas Kasi Pemerintahan
Banjar, 30 September 2026 — Suasana apel pagi di lingkungan Kantor Camat Banjar pada Selasa (30/9/2026) berlangsung penuh haru. Semangat pagi bercampur rasa sedih dan haru menyelimuti keluarga besar Kantor Camat Banjar saat melepas salah satu pejabatnya, Gst Bagus Sarpa Wijaya, selaku Kasi Pemerintahan Kecamatan Banjar, yang memasuki masa purna tugas.
Apel pagi dipimpin oleh Plh. Camat Banjar, Ni Luh Srinadi Ajeng Kartini. Dalam kesempatan tersebut, suasana apel menjadi momentum perpisahan bagi Gst Bagus Sarpa Wijaya yang tepat pada 30 September 2026 mengakhiri masa tugasnya di Kantor Camat Banjar.
Selama kurang lebih lima setengah tahun, Gst Bagus Sarpa Wijaya telah menjadi bagian dari keluarga besar Kantor Camat Banjar. Dalam menjalankan tugas sebagai Kasi Pemerintahan, dirinya turut berperan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Banjar.
Hari terakhir pelaksanaan tugas tersebut menjadi momen yang penuh makna bagi seluruh jajaran Kantor Camat Banjar. Kebersamaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun menjadi bagian dari perjalanan pengabdian yang meninggalkan kesan bagi rekan-rekan kerja.
Dalam suasana penuh haru, keluarga besar Kantor Camat Banjar menyampaikan doa dan semangat kepada Gst Bagus Sarpa Wijaya untuk menjalani kehidupan setelah purna tugas. Memasuki masa purna tugas bukan berarti berakhirnya perjalanan, melainkan menjadi awal dari fase kehidupan baru untuk lebih banyak berkumpul bersama keluarga tercinta dan melanjutkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Keluarga besar Kantor Camat Banjar juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, pengabdian, serta kebersamaan Gst Bagus Sarpa Wijaya selama menjadi bagian dari Kantor Camat Banjar.
Semoga masa purna tugas dapat dijalani dengan penuh kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan bersama keluarga, serta tetap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui kegiatan sosial kemasyarakatan.
Purna tugas bukan akhir dari pengabdian, tetapi awal dari perjalanan baru bersama keluarga dan masyarakat.