(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

Ratusan Warga dan Instansi Bersinergi Gotong Royong Pulihkan SD Negeri 5 Banjar Pasca Banjir Bandang

Admin banjar | 08 Maret 2026 | 171 kali

Ratusan Warga dan Instansi Bersinergi Gotong Royong Pulihkan SD Negeri 5 Banjar Pasca Banjir Bandang

BANJAR – Upaya pemulihan pasca bencana banjir bandang di wilayah Kecamatan Banjar terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan gotong royong pemulihan SD Negeri 5 Banjar yang dilaksanakan pada Minggu, 8 Maret 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan kolaborasi lintas instansi dan unsur masyarakat, di antaranya Kantor Camat Banjar, Pemerintah Desa Banjar, Dinas Nivo Kecamatan Banjar, TNI, Polri, kepala sekolah dan guru se-Kecamatan Banjar,PPL Paguyuban Padeliang, serta masyarakat setempat.

Kegiatan gotong royong dimulai sejak pukul 07.00 WITA dan diikuti oleh lebih dari 300 peserta yang terorganisir dalam tiga kelompok kerja. Masing-masing kelompok menangani tugas yang berbeda guna mempercepat proses pembersihan dan pemulihan lingkungan sekolah yang sebelumnya terdampak banjir bandang.

Kelompok pertama yang terdiri dari unsur Kantor Camat Banjar, TNI, Polri, dan Dinas Nivo fokus pada pembersihan lumpur tebal serta pengangkutan sampah yang menumpuk di area luar sekolah. Sementara itu, para kepala sekolah dan guru se-Kecamatan Banjar yang hadir membantu membersihkan ruang kelas serta peralatan pendidikan yang terdampak banjir.

Di sisi lain, masyarakat setempat turut berperan aktif dengan membersihkan saluran drainase, taman sekolah, serta mengumpulkan barang-barang yang masih dapat dimanfaatkan kembali.

Kegiatan gotong royong ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dan solidaritas dalam menghadapi dampak bencana. Melalui sinergi berbagai pihak, proses pemulihan fasilitas sekolah diharapkan dapat berjalan lebih cepat sehingga kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal.

Selain itu, para guru dari berbagai sekolah di Kecamatan Banjar juga menunjukkan solidaritas dengan turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Berdasarkan perkiraan, proses pembersihan dan penataan awal lingkungan sekolah ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu dua hari. Selanjutnya, perbaikan struktural terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan akan segera dilakukan setelah proses evaluasi selesai, dengan harapan SD Negeri 5 Banjar dapat kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar seperti semula.