(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

20 Dadia Meningikuti Upacara Pengabenan Desa Adat Dencarik

Admin banjar | 05 Desember 2024 | 211 kali

Ngaben merupakan upaya untuk meleburkan raga manusia di dunia agar dapat bergabung dengan alam semesta. Upacara ini juga bertujuan untuk menyucikan roh orang yang telah meninggal dan mengembalikan unsur Panca Maha Bhuta kepada Tuhan.

Upacara adat Ngaben merupakan sebuah ritual yang dilakukan untuk mengirim jenazah pada kehidupan mendatang. Ngaben merupakan ritual wajib yang dilakukan bagi umat Hindu jika satu keluarga meninggal,  karena jika manusia meninggal dunia maka perlu dilakukan upacara ini untuk mempercepat proses kembalinya badan kasar ke alam asalnya.

Upacara Ngaben terbagi menjadi tiga jenis yaitu: Ngaben sawa Wedana, Ngaben Asti Wedana, dan Swasta. Upacara Ngaben Sawa Wedana dilakukan setelah jenazah diawetkan sebelum waktu ritual pembakaran berlangsung. Sementara itu, Ngaben Asti Wedana dilakukan setelah jenazah dikubur terlebih dahulu.

Kamis, 5 Desember 2024, bertempat di Desa Pakraman Denarik, dilaksanakan upacara pengabenan, sebanyak 20 Dadia yang mengikuti Ngaben Desa, dengan jumlah sawe 79, Nyekah 25 dan Ngerapuh/ngelungah 49, Pj.Bupati Buleleng yang diwakili Camat Banjar, I Made Mardika,SE., menghadiri kegiatan pengabenan, dihadiri pula, PJ.Gubernur Bali, yang diwakili bagian Biro Organisasi Provinsi Bali, Bupati Badung/Wakil Gebernur terpilih, Nyoman Giri Prasta, Muspika, Perbekel se Kecamatan Banjar, PHDI, MDA Keamatan Banjar, dalam kesempatan itu Camat Banjar, menyampaiakn Punia Pj.Bupati Buleleng sebesar Rp.5.000,000,- dan Bupati Badung Nyoman Giriprasta juga memberikan bantuan dana punia Rp.50.000,000,-

#ASNBERAKHLAK

#BANGGAMELAYANI

#KCBPASTIBISA