Singaraja, 30 Maret 2026 – Kecamatan Banjar turut memeriahkan parade budaya dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Singaraja ke-422 dengan menampilkan penampilan bertema "Perjuangan Ki Barak Panji Sakti dalam Memperkuat Buleleng".
Perayaan HUT ke-422 Kota Singaraja tahun ini mengusung tema "Bhinneka Shanti Jagadhita", yang bermakna persatuan menuju kejayaan dan kedamaian Buleleng. Parade yang berlangsung mulai pukul 14.00 wita ini melibatkan sembilan kecamatan di Buleleng, dari Gerokgak hingga Tejakula. Setiap kecamatan menampilkan fragmen berbeda,perjalanan Ki Barak Panji Sakti mulai dari masa kelahirannya hingga masa kejayaannya.
Peserta dari Kecamatan Banjar terdiri kurang lebih dari 120 orang yang merupakan gabungan dari sanggar seni dharma sentana Desa Banjar, pelajar, dan masyarakat lokal yang diwakili oleh PKK Desa Dencarik. Mereka menampilkan fragmen tari yang berjudul "Ngadeg Raja" sejarah perjalanan "I Gede Barakan yang masih berada di daerah panji,sampai akhirnya bertemu dengan Ki Pungakan Gendis,Namum pertemuannya dengan Ki Pungakan Gendis menuju kematian,yang pada akhirnya masyarakat mengangkat I Gede Barakan menjadi penguasa di wilayah Panji yang di kenal nama I Gusti Panji Sakti".
Penampilan dihiasi dengan busana adat khas Banjar yang diwarnai warna merah dan emas sebagai simbol keberanian dan kemakmuran. Tak hanya itu, parada dari Kecamatan Banjar juga membawa gebogan bertema hasil bumi lokal,parada busana serta diiringi irama baleganjur yang khas dengan irama yang menggetarkan dan penuh semangat. Penampilan ini mendapatkan sambutan hangat dari ribuan penonton yang mengikuti parade di sepanjang rute.
Camat Banjar, Putu Widiawan, S.Sos, menyampaikan bahwa partisipasi ini merupakan bentuk apresiasi terhadap sejarah Kota Singaraja dan upaya untuk melestarikan budaya lokal. "Kami ingin menunjukkan bahwa Kecamatan Banjar memiliki peran penting dalam perkembangan Buleleng, dan melalui penampilan ini kami juga mengajak generasi muda untuk mencintai budaya daerahnya," ucapnya.
Rute parade budaya ini dimulai dari kawasan Air Mancur Kota Singaraja dan berakhir di terminal banyuasri, dengan setiap Kecamatan menampilkan atraksi selama kurang lebih 15 menit.
Parade Budaya tersebut di hadiri oleh: Bapak Gubernur Bali I Wayan Koster,Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya beserta anggota DPRD Provinsi Bali,Bapak Bupati Buleleng beserta ibu,Bapak Wakil Bupati Buleleng beserta ibu,Ketua DPRD Kabupaten Buleleng beserta ibu dan Anggota DPRD Kabupaten Buleleng,Kepala OPD Kabupaten Buleleng, Pimpinan BUMD dan BUMN Kabupaten Buleleng dan Pengelingsir Puri Buleleng.