(0362) 92503
banjar@bulelengkab.go.id
Kecamatan Banjar

Sekcam Banjar Hadiri Rakor Digitalisasi Perlinsos, Dukung Percepatan Pendataan Bansos

Admin banjar | 09 Juli 2026 | 38 kali

Sekcam Banjar Hadiri Rakor Digitalisasi Perlinsos, Dukung Percepatan Pendataan Bansos

Banjar, 9 Juli 2026 – Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Banjar, Ni Luh Srinadi Ajeng Kartini, mewakili Camat Banjar menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Kamis (9/7).

Dalam rakor tersebut, Sekda Buleleng mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk berperan aktif menyukseskan percepatan digitalisasi Perlinsos. Menurutnya, langkah ini menjadi kunci dalam mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran.

"Target kita seluruh kepala keluarga di Kabupaten Buleleng sudah masuk dalam sistem digitalisasi Perlinsos sebelum 31 Juli 2026. Data ini akan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan masyarakat yang benar-benar berhak menerima bantuan sosial," tegas Sekda Suyasa.

Ia menjelaskan, digitalisasi Perlinsos akan menghasilkan data yang lebih valid melalui integrasi berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dengan sistem tersebut, pemerintah dapat mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih akurat sebagai dasar penetapan penerima bantuan sesuai klasifikasi desil.

Untuk mempercepat pendataan, seluruh ASN diinstruksikan melakukan penginputan data secara mandiri untuk keluarganya masing-masing dengan pemantauan pimpinan perangkat daerah. Selain itu, sekitar 970 ASN akan ditugaskan sebagai Agen Perlinsos guna mendampingi masyarakat dalam proses penginputan data.

"Proses penginputannya sangat mudah. Cukup memasukkan NIK, selanjutnya sistem akan menampilkan data yang telah terintegrasi. Karena itu kami mengajak seluruh ASN bergotong royong membantu masyarakat agar target pendataan dapat tercapai," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Buleleng, I Putu Kariaman, menjelaskan bahwa digitalisasi bantuan sosial merupakan implementasi kebijakan pemerintah pusat untuk mempercepat penyaluran bantuan yang tepat sasaran.

Menurutnya, pendataan tidak lagi hanya menyasar calon penerima bantuan, melainkan seluruh kepala keluarga di Kabupaten Buleleng. Pendataan dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat yang telah memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD) maupun melalui pendampingan Agen Perlinsos.

Kabupaten Buleleng menargetkan pendataan terhadap 269.323 kepala keluarga, dengan dukungan 3.371 Agen Perlinsos yang telah disiapkan untuk membantu percepatan penginputan data di lapangan.

Kehadiran Sekcam Banjar dalam rakor tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kecamatan Banjar dalam mendukung program digitalisasi perlindungan sosial, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan masyarakat guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran dan akuntabel.