Rabu,21 Januari 2026 Rapat Yang Dilaksanakan Di Ruang Rapat Kantor Camat Banjar,Yang Diikuti oleh Sekcam Banjar dan Seluruh Tim Evaluasi Perkembangan Desa.
Pada hari ini, tim evaluasi perkembangan desa telah menyelenggarakan rapat koordinasi dengan tujuan menyelaraskan langkah kerja, menyusun kerangka evaluasi yang komprehensif, serta menentukan prioritas bidang yang akan dievaluasi dalam perkembangan desa periode ini.
Rapat dibuka oleh Camat Banjar Putu Widiawan.S,Sos yang menjelaskan bahwa evaluasi perkembangan desa merupakan langkah krusial untuk memastikan program dan kegiatan yang telah dijalankan sesuai dengan target yang ditetapkan, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
Pertama-tama, tim membahas dan menyepakati kerangka evaluasi yang akan digunakan, yang mencakup empat bidang utama: (1) Pembangunan Ekonomi Lokal, (2) Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat, (3) Pembangunan Infrastruktur, dan (4) Pengelolaan Sumber Daya dan Lingkungan Hidup. Setiap bidang akan dievaluasi berdasarkan indikator yang telah disesuaikan dengan perencanaan pembangunan daerah dan kebutuhan khusus desa.
Selanjutnya, dilakukan pembagian tugas yang jelas antaranggota tim. Setiap anggota akan menjadi koordinator untuk satu bidang evaluasi, dengan tanggung jawab mengumpulkan data, melakukan wawancara dengan masyarakat dan pelaku program, serta menganalisis efektivitas dan dampak yang dihasilkan. Tim juga menyepakati mekanisme koordinasi antaranggota agar informasi dapat berjalan lancar dan tidak terjadi tumpang tindih tugas.
Dalam pembahasan selanjutnya, tim mengidentifikasi data dan sumber informasi yang dibutuhkan, antara lain laporan pelaksanaan program dari masing-masing bidang kerja desa, data statistik masyarakat, hasil survei sebelumnya, serta masukan langsung dari warga melalui rapat rukun tetangga dan kelompok masyarakat. Tim juga menyepakati jadwal kunjungan lapangan untuk melakukan verifikasi data dan mengumpulkan informasi primer dari lokasi.
Beberapa poin penting yang muncul selama diskusi antara lain: perlunya koordinasi yang lebih erat dengan perwakilan OPD terkait untuk mendapatkan data pendukung yang akurat, kebutuhan akan pelatihan singkat terkait metode pengumpulan dan analisis data, serta perlunya menyusun jadwal evaluasi yang fleksibel agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan pelaksanaan program desa yang sedang berjalan.
Sebagai kesimpulan, tim telah menyusun jadwal kerja yang jelas, mulai dari tahap pengumpulan data (selama 2 minggu ke depan), tahap analisis dan penyusunan laporan (selama 1 minggu), hingga tahap penyajian hasil evaluasi kepada masyarakat dan pihak terkait. Semua anggota tim menyepakati untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, serta menjamin bahwa proses evaluasi akan dilakukan secara objektif dan transparan.
Rapat ditutup dengan kesepakatan bahwa hasil evaluasi akan tidak hanya digunakan untuk perbaikan program, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.(rdt)